Berdikari.co, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan pada tahun 2026 di Kalianda, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam meningkatkan efektivitas program dan memastikan seluruh kebijakan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri, sebagai langkah mempercepat penurunan angka kemiskinan yang dinilai tidak cukup hanya mengandalkan besarnya realisasi anggaran. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus menyusun dan melaksanakan program yang benar-benar tepat sasaran, terukur, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat miskin.
Dalam arahannya, Tri meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menjadikan penanggulangan kemiskinan sebagai prioritas utama dalam penyusunan program kerja. Seluruh kegiatan pembangunan harus dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Ia juga menekankan pentingnya pemutakhiran dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penyaluran berbagai bentuk bantuan pemerintah. Dengan menggunakan satu basis data yang sama, pemerintah dapat meminimalkan kesalahan sasaran, menghindari tumpang tindih penerima bantuan, serta memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan memperoleh intervensi.
Selain pembenahan data, Tri menyoroti realisasi anggaran program penanggulangan kemiskinan yang hingga Triwulan I Tahun 2026 masih berada di kisaran 14 hingga 19 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, harus segera direspons dengan percepatan pelaksanaan program pada Triwulan II agar target pembangunan dan penurunan angka kemiskinan dapat tercapai sesuai rencana.
"Kita harus memastikan setiap program yang dilaksanakan memiliki dampak langsung dan terukur terhadap pengurangan kemiskinan, bukan sekadar memenuhi target realisasi anggaran," tegasnya.
Lebih lanjut, Tri mengarahkan agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial saling terintegrasi melalui data DTSEN. Integrasi tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga setiap program saling melengkapi dan menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi itu, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh perangkat daerah semakin memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas data dan pelaporan, mempercepat pelaksanaan program, serta menghadirkan kebijakan yang efektif dalam menekan angka kemiskinan guna mewujudkan Lampung Selatan yang lebih sejahtera, maju, dan berdaya saing. (*)

berdikari









