Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 19 Mei 2026

Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak di Tengah Misi Gaza, AJI Desak Pemerintah RI Bertindak Cepat

Oleh Yudi Pratama

Berita
Jurnalis TV Tempo sekaligus anggota Aliansi Jurnalis Independen Bandar Lampung, Andre Prasetyo Nugroho sempat membuat video sebelum ditangkap pasukan Israel. Foto: Ist

Berdikari.co, Bandar Lampung - Jurnalis TV Tempo sekaligus anggota Aliansi Jurnalis Independen Bandar Lampung, Andre Prasetyo Nugroho, dilaporkan hilang kontak setelah kapal misi kemanusiaan menuju Gaza yang ditumpanginya diduga dicegat militer Israel di perairan internasional.

Andre diketahui tergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla bersama rombongan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza.

Sekretaris AJI Bandar Lampung, Vina Oktavia, mengatakan pihak keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan Andre pada Minggu (17/5/2026) sore. Saat itu kondisi Andre disebut masih baik dan kapal masih dalam perjalanan menuju Gaza.

“Berdasarkan informasi dari keluarga, komunikasi terakhir dengan Andre terjadi Minggu sore. Saat itu kondisinya baik dan masih berada di kapal menuju Gaza,” kata Vina dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Sejak komunikasi terakhir tersebut, Andre tidak lagi dapat dihubungi. AJI Bandar Lampung kini terus berupaya mencari kepastian informasi melalui AJI Indonesia, manajemen Tempo, hingga Dewan Pers.

“Kami masih menunggu perkembangan terbaru karena sampai sekarang Andre belum bisa dihubungi kembali,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diunggah melalui kanal TV Tempo, sedikitnya 25 kapal bantuan kemanusiaan diduga dicegat militer Israel saat berada sekitar 250 mil laut dari Gaza.

Andre berada di kapal Ozgurluk bersama dua jurnalis Indonesia lainnya, yakni Thoudy Badai Rifan Billah dan Rahendro Herubowo.

AJI Bandar Lampung meminta pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik guna memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia, khususnya para jurnalis yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Kami berharap pemerintah bisa bergerak cepat agar seluruh jurnalis dan relawan yang ada di kapal segera dibebaskan dan dipastikan dalam kondisi aman,” kata Vina.

Di tengah belum adanya kabar terbaru, video pernyataan Andre sebelum keberangkatan turut beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Andre menyampaikan pesan yang disebut akan dipublikasikan apabila dirinya mengalami penangkapan saat menjalankan misi.

“Apabila kawan-kawan sudah menonton video ini, tandanya saya telah ditangkap oleh rezim Zionis Israel,” ujar Andre dalam video tersebut.

Ia juga menitipkan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto agar terus mendukung perjuangan kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina.

Andre Prasetyo Nugroho merupakan alumnus Universitas Lampung. Sebelum bergabung dengan Tempo, ia juga pernah berkarier sebagai jurnalis di Lampung Post.

Berikut daftar WNI yang tergabung dalam rombongan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menuju Gaza:

1. Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro

2. Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro

3. Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat) – Kapal Josef

4. Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqsa) – Kapal Kasr-1

5. Hendro Prasetyo (SMART 171) – Kapal Kasr-1

6. Bambang Noroyono – Kapal BoraLize

7. Thoudy Badai Rifan Billah – Kapal Ozgurluk

8. Andre Prasetyo Nugroho – Kapal Ozgurluk

9. Rahendro Herubowo – Kapal Ozgurluk. (*)

Editor Sigit Pamungkas