Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Senin, 18 Mei 2026

‎Dari Idul Adha hingga Drift Nasional, Lampung Selatan Pacu Persiapan dan Citra Daerah

Oleh ADMIN

Berita
‎Dari Idul Adha hingga Drift Nasional, Lampung Selatan Pacu Persiapan dan Citra Daerah. Foto: Ist.

‎Berdikari.co, Lampung Selatan  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mematangkan sejumlah agenda strategis daerah melalui Rapat Koordinasi Mingguan yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (18/5/2026).

Persiapan Hari Raya Idul Adha, pelaksanaan Indonesian Drift Series (IDS) 2026, pengamanan wisata pantai, hingga penguatan city branding daerah menjadi fokus utama pembahasan.

‎Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama seluruh jajaran perangkat daerah.

Koordinasi lintas sektor itu dilakukan untuk memastikan seluruh agenda pemerintah berjalan optimal sekaligus memperkuat pelayanan publik, promosi daerah, dan kesiapan menghadapi berbagai kegiatan berskala besar.

‎Dalam arahannya, Supriyanto meminta seluruh camat memastikan kesiapan pelaksanaan salat Idul Adha di wilayah masing-masing, termasuk pengawasan terhadap hewan kurban agar memenuhi syarat kesehatan dan layak disembelih.

‎“Camat diminta mengatur lokasi pelaksanaan di wilayahnya masing-masing. Kemudian terkait hewan kurban, harus dipastikan memenuhi syarat dan dalam kondisi sehat. Kita mengantisipasi jangan sampai ada hewan yang disembelih ternyata tidak sehat,” ujarnya.

‎Menurut Supriyanto, jumlah hewan kurban yang telah terkumpul sementara mencapai sekitar 30 ekor dan masih berpotensi bertambah.

Pendataan distribusi hewan kurban pun masih terus dilakukan agar penyalurannya tepat sasaran.

‎Ia juga menyampaikan, sapi bantuan Presiden untuk Kabupaten Lampung Selatan rencananya akan diserahkan langsung oleh Bupati Lampung Selatan di Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung.

‎Selain persiapan Idul Adha, aspek keselamatan kawasan wisata turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Hal itu menyusul insiden wisatawan tenggelam di kawasan Suak beberapa waktu lalu yang menjadi evaluasi bersama.

‎Pemkab meminta seluruh pengelola wisata, khususnya destinasi pantai, meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap pengunjung guna meminimalkan risiko kecelakaan.

‎“Kita minta pengelola wisata memastikan pengamanan di lokasi masing-masing, sehingga kejadian serupa bisa diminimalkan,” tegasnya.

‎Dalam rapat tersebut, Supriyanto juga menyoroti kesiapan pelaksanaan Indonesian Drift Series (IDS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Mei 2026.

Event otomotif berskala nasional itu akan dikolaborasikan dengan promosi destinasi wisata daerah sebagai strategi mendongkrak kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan.

‎Menurutnya, kesiapan infrastruktur, kebersihan kawasan, hingga kelengkapan administrasi harus dipastikan berjalan maksimal agar pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar dan memberikan kesan positif bagi peserta maupun tamu undangan.

‎“Tolong para asisten dan DLH membagi area masing-masing. Saya kira satu jam cukup untuk korve bersama. Jalur jalan juga sudah ditambal, namun tetap dicek kembali seluruh persiapannya, terutama terkait perizinan dan undangan,” katanya.

‎Tak kalah penting, penguatan city branding Kabupaten Lampung Selatan juga menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi tersebut.

Pemerintah daerah ingin membangun identitas daerah yang lebih kuat dan terintegrasi melalui promosi yang terarah dan konsisten.

‎Sekda meminta tim yang telah dibentuk terus mematangkan konsep city branding agar seluruh potensi daerah, mulai dari pariwisata, budaya, hingga investasi, dapat dipromosikan secara lebih efektif di tingkat regional maupun nasional.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah ini, Pemkab Lampung Selatan berharap seluruh agenda prioritas daerah dapat berjalan sukses sekaligus menjadi momentum memperkuat citra positif Lampung Selatan sebagai daerah yang siap berkembang di sektor pelayanan publik, pariwisata, dan investasi. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya