Berdikari.co, Lampung Selatan - Selama delapan hari masa libur Idulfitri 1447 Hijriah, terhitung 21 hingga 29 Maret 2026, sebanyak 105.228 wisatawan memadati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Lampung Selatan. Dari kunjungan tersebut, tercatat perputaran uang mencapai sekitar Rp2,8 miliar.
Menurut Kepala Bidang Penetapan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan, Doni Oktoro, data tersebut diperoleh dari laporan petugas BPPRD yang ditempatkan di sejumlah objek wisata.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah kunjungan menjadi faktor utama meningkatnya perputaran ekonomi sekaligus potensi pajak daerah dari sektor hiburan.
"Rekapitulasi potensi pajak daerah dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) objek hiburan selama masa libur Idulfitri, 21 sampai 29 Maret 2026, mencapai sekitar Rp2,8 miliar. Dari jumlah itu, potensi pajak yang dapat dipungut Pemkab Lampung Selatan sekitar Rp280 juta,” ujar Doni, Rabu (29/4/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, I Nyoman Setiawan, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2026 mengalami peningkatan sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pada tahun 2025 jumlah pengunjung tercatat sebanyak 98.873 orang. Tahun ini meningkat menjadi 105.228 pengunjung. Artinya ada kenaikan sekitar 7 persen,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan ini tidak lepas dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong sektor pariwisata melalui berbagai strategi promosi dan penyelenggaraan event.
Pemkab Lampung Selatan terus menggencarkan sosialisasi melalui media massa dan media sosial, serta menghadirkan berbagai kegiatan berskala nasional guna menarik lebih banyak wisatawan.
Dalam waktu dekat, Lampung Selatan juga akan menjadi tuan rumah sejumlah event nasional. Di antaranya kegiatan Tour Krakatau yang diikuti sekitar 800 peserta dari Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI).
Selain itu, akan digelar IDS Sportainment (Indonesian Drift Series), ajang kompetisi drifting bergengsi yang kini berkembang menjadi hiburan otomotif terintegrasi.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah optimistis sektor pariwisata Lampung Selatan akan terus tumbuh dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. (*)

berdikari









