Berdikari.co, Lampung Barat - Satgas MBG Lampung Barat
mengaku masih belum menerima laporan terkait keluhan penerima menu program MBG
yang dibagikan SPPG Tugu Sari 2, Kecamatan Sumber Jaya yang mendapat menu
daging dengan kondisi alot dan susah di makan.
Hal tersebut disampaikan Anggota Satgas MBG Lampung Barat, Marjohan, namun demikian ia mengatakan ketua Satgas telah menginstruksikan Camat untuk datang langsung ke lokasi memastikan hal tersebut.
"Untuk Satgas sudah diperintah langsung (ke lokasi) oleh Ketua Satgas, camat yang melaksanakan cek ke lokasi," kata Marjohan saat diminta keterangan, Senin (20/4/2026).
Ia mengatakan jika dapur SPPG Tugu Sari 2, Sumber Jaya yang mendistribusikan menu MBG yang viral tersebut yakni milik yayasan Bangun Cakrawala Nusantara, namun saat ditanya terkait pemilik yayasan ia mengaku belum tau pasti.
"Kalau nama mitra nya kami kurang paham, karena antara yayasan dan mitra orang nya berbeda," kata dia.
Selain kasus MBG di Kecamatan Sumber Jaya, pihaknya juga telah menginstruksikan Satgas Kecamatan untuk menindaklanjuti kasus temuan ulat di SDN 3 Way Mengaku milik dapur SPPG Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit.
Diketahui SPPG Pasar Liwa berlokasi di Komplek Pertokoan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, di bawah naungan Yayasan Insan Sehat Mandiri. Namun ia mengatakan belum menerima hasil dari peninjauan lokasi atas kedua kasus itu.
"Kami belum dapat (laporan) mungkin langsung lapor Ketua satgas," sambungnya.
BACA JUGA: MBG di Lampung Barat Dikeluhkan, Daging Alot Seperti Karet hingga Temuan Ulat di Makanan Siswa
Marjohan mengatakan, mengantisipasi kasus serupa agar tidak
terulang, pihaknya minggu ini akan segera mengumpulkan kepala Dapur SPPG untuk
dilakukan pembinaan serta membahas kasus yang sedang viral.
"Segera minggu ini satgas akan mengumpulkan kepala dapur SPPG untuk melakukan rakor bulanan, dan pembinaan. Sekalian membahas hal ini petunjuk pimpinan," jelasnya, seperti dikutip dari kupastuntas.co.
Sekedar diketahui, SPPG Pasar Liwa sebelumnya telah mendapat SP1 karena kesalahan yang sama, yakni ditemukan ulat pada daun sajian makanan yang disiapkan untuk di konsumsi para penerima beberapa waktu lalu.
Ketua Satgas MBG Lampung Barat, Ahmad Hikami saat itu menjelaskan, Satgas menemukan proses pencucian bahan makanan yang kurang higienis dan Satgas juga menemukan adanya ulat pada daun sajian makanan yang disiapkan.
Atas temuan tersebut, Satgas langsung melakukan pemeriksaan
lanjutan dan memberikan SP1 kepada pengelola SPPG. “Temuan ini tergolong
serius. Kami minta pengelola segera melakukan perbaikan menyeluruh agar
kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ahmad Hikami saat itu.
Sementara saat ini, Ketua Satgas MBG Lampung Barat, Ahmad Hikami saat di hubungi belum memberikan respon terkait hasil peninjauan Satgas Kecamatan terhadap dua kasus MBG yang tengah viral di tengah masyarakat tersebut. (*)

berdikari









