Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 07 April 2026

Dinkes: Kasus DBD di Bandar Lampung 33 Kasus

Oleh Sri

Berita
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung. Foto: Sri

Berdikari.co, Bandar Lampung - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bandar Lampung tercatat mencapai 33 kasus hingga Maret 2026.

Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan tidak ada kasus kematian akibat penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan bahwa angka tersebut masih tergolong rendah dan berada di bawah rata-rata nasional.

Namun, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim hujan yang berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit.

“DBD ini merupakan penyakit musiman yang hampir setiap tahun muncul, terutama saat kondisi lingkungan mendukung, seperti banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk,” ujarnya, seperti dikutip dari kupastuntas.co, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang ada, dari total 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung, sebanyak 68 kelurahan berstatus endemis atau wilayah dengan kasus DBD yang terjadi secara terus-menerus.

"Sementara itu, 55 kelurahan lainnya masuk kategori sporadis, yakni wilayah dengan kasus yang muncul sesekali, " jelasnya.

Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa potensi penyebaran DBD masih cukup tinggi dan memerlukan perhatian bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Untuk menekan angka kasus, Dinas Kesehatan terus menggencarkan upaya pencegahan melalui gerakan 3M Plus.

"Langkah ini meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan, " kata dia.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk rutin melakukan pemantauan jentik nyamuk di lingkungan masing-masing. Penggunaan larvasida seperti Abate juga dianjurkan, terutama pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Dengan rutin memantau jentik dan menjaga kebersihan lingkungan, kita bisa mencegah penyebaran DBD sejak dini,” tambahnya.

Dinkes berharap kesadaran masyarakat terus meningkat, sehingga kasus DBD di Bandar Lampung dapat ditekan dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB), khususnya di periode musim hujan yang masih berlangsung. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya