Berdikari.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mulai membuka peluang investasi baru sebagai strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggandeng investor sektor energi yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah tersebut.
Langkah konkret itu ditandai dengan pertemuan antara Pemkab Lampung Barat dan PT Nataran Mining yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Senin (6/4/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi pintu awal penjajakan investasi strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.
Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya anggota DPR RI Mukhlis Basri, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, para asisten, serta kepala perangkat daerah terkait.
Bupati Lampung Barat menegaskan daerahnya memiliki beragam potensi unggulan yang belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga membutuhkan dukungan investor untuk pengembangannya.
Ia menyebutkan sektor energi panas bumi menjadi salah satu potensi unggulan yang dinilai sangat menjanjikan untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan baru daerah.
Menurutnya, sumber panas bumi di wilayah Sekincau, Suoh, hingga kawasan Danau Ranau menyimpan peluang besar yang dapat dikelola secara berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan PAD.
Selain sektor energi, Lampung Barat juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Provinsi Lampung yang hingga kini terus menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Di sektor pariwisata, pemerintah daerah juga menawarkan sejumlah konsep pengembangan yang dinilai mampu menarik minat investor, seperti pasar tematik, sekolah kopi, hingga pengembangan Kebun Raya Liwa.
Bupati menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan investor merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan penjajakan kerja sama dengan PT Nataran Mining menjadi bagian dari upaya serius pemerintah dalam mencari mitra yang tepat untuk mengelola potensi daerah.
“Ke depan kita berharap ada kerja sama yang konkret. Kami ingin mengetahui potensi mana yang dinilai paling menjanjikan oleh investor untuk dikembangkan bersama,” ujarnya, seperti dikutip dari kupastuntas.co.
Sementara itu, perwakilan PT Nataran Mining, Andi Kaswara, mengaku tertarik dengan potensi yang dimiliki Lampung Barat, khususnya di sektor energi panas bumi.
Menurutnya, potensi tersebut memiliki prospek jangka panjang yang cukup menjanjikan, namun tetap memerlukan kajian mendalam sebelum direalisasikan dalam bentuk proyek investasi.
Ia menambahkan pihaknya akan melakukan studi lebih lanjut serta berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah guna menentukan sektor prioritas yang layak dikembangkan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan akan terjalin kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan investor, sekaligus menjadi langkah awal dalam meningkatkan PAD serta mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung Barat secara berkelanjutan. (*)

berdikari









