Berdikari.co, Bandar Lampung - Ketua Umum Kerabat Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang, S.E., M.M., menghadiri acara Pesta Bona Taon Parsadaan Pomparan Toga Sinaga (PPTSB) Boru, Bere, dan Ibabere Bandar Lampung dan sekitarnya, yang digelar di Gedung Sinarta, Jalan Untung Suropati, Bandar Lampung, Minggu (15/03/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar seribuan anggota Parsadaan Sinaga tersebut, Donald Harris Sihotang hadir didampingi Sekretaris Umum Kerabat Lampung, Pdt. Haposan Meskhi Hutagalung, serta Kepala Biro bidang kebangsaan Kerabat Lampung, Barton Simarmata dan Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol Indra Napitupulu, serta jajaran pengurus wilayah PPTSB Provinsi Lampung.
Acara diawali dengan pelantikan pengurus cabang PPTSB Kota Bandar Lampung periode 2026–2030, sebagai bagian dari penguatan organisasi marga Sinaga di Provinsi Lampung.
Ketua Wilayah Lampung PPTSB, Amran Djunaidi Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan pesan agar seluruh keluarga besar marga Sinaga terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam organisasi.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini tercatat sekitar 1.800 kepala keluarga (KK) marga Sinaga yang terdaftar dalam kepengurusan di wilayah Lampung. Bahkan, dari Lampung juga terdapat dua tokoh marga Sinaga yang dipercaya menjadi pengurus pusat, yakni Tuntunan Sinaga dan Sabam Sinaga.
“Harapan kami, marga Sinaga di Lampung semakin solid, para pengurus kompak menjalankan roda organisasi, dan terus mempererat tali persaudaraan di antara sesama pomparan Toga Sinaga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kerabat Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PPTSB Kota Bandar Lampung yang baru dilantik.
Ia juga berpesan kepada seluruh keluarga besar marga Sinaga agar terus menjaga nilai-nilai budaya Batak yang diwariskan para leluhur.
“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus PPTSB Kota Bandar Lampung periode 2026–2030. Semoga amanah dalam menjalankan roda organisasi serta mampu memperkuat persatuan di antara pomparan Toga Sinaga,” ujar Donald.
Ia menegaskan pentingnya menjaga filosofi Dalihan Na Tolu, semangat marsiadapari (saling membantu), serta terus mewariskan nilai budaya kepada generasi muda.
Menurutnya, masyarakat Batak yang merantau di Lampung berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, sehingga kekompakan dan kebersamaan menjadi kunci dalam menjaga persaudaraan.
“Kita hidup di Lampung, tinggal di Lampung, mencari nafkah di Lampung, dan menyekolahkan anak-anak kita di Lampung. Karena itu, kita harus menjunjung tinggi pepatah di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari kita menjadi masyarakat yang rukun, tertib, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Provinsi Lampung,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol Indra Napitupulu, juga menyampaikan pesan penting terkait peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia mengajak masyarakat Batak di Lampung untuk tetap kompak serta menjauhi berbagai persoalan yang bertentangan dengan hukum.
“Melalui kegiatan pembinaan masyarakat, kami berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas Batak di Lampung, dapat terus menjaga persatuan, hidup tertib, serta berperan aktif dalam menjaga kamtibmas yang kondusif,” ujar Indra.
Acara Bona Taon tersebut berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan manortor bersama yang diiringi musik tradisional Gondang Batak, sebagai simbol sukacita dan kebersamaan dalam tradisi masyarakat Batak. (*)

berdikari
