Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 03 Maret 2026

Pemkot Bandar Lampung Tunggu Instruksi Pusat Soal Keberangkatan Umrah

Oleh Sri

Berita
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Foto: Ist.

Berdikari.co, Bandar Lampung - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau para penyelenggara perjalanan ibadah umrah atau agen travel untuk mempertimbangkan penundaan sementara keberangkatan calon jemaah ke Arab Saudi.

Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul situasi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya melindungi calon jemaah secara maksimal sekaligus menjaga kelancaran penyelenggaraan ibadah umrah.

Pemerintah juga meminta seluruh jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak panik, sembari menunggu perkembangan situasi lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan bahwa secara administratif dan kesiapan program umrah gratis dari Pemerintah Kota Bandar Lampung sejatinya sudah rampung. Namun, keberangkatan masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

"Secara administrasi dan kesiapan sudah siap. Tapi kita masih menunggu kabar selanjutnya, termasuk mempertimbangkan faktor keamanan di tingkat internasional yang menjadi perhatian utama,” ujar Eva, seperti dikutip dari kupastuntas.co, Selasa (3/3/2026).

Baca juga : Konflik Timur Tengah Memanas, Disnaker Pantau 580 Pekerja Migran Asal Lampung

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan terkait pemberangkatan jemaah di tengah situasi yang belum kondusif.

"Kalau sudah dinyatakan aman dan siap berangkat, ya kita berangkat. Tapi saat ini kita masih menunggu instruksi resmi. Jadi belum ada yang diberangkatkan,” jelasnya.

Eva menambahkan, data seluruh calon jemaah umrah gratis sudah tercatat dan seluruh persyaratan telah dipersiapkan. Apabila kondisi dinyatakan aman dan ada lampu hijau dari pemerintah pusat, maka proses persiapan keberangkatan akan segera dilakukan.

"Sampai saat ini, kita masih memantau perkembangan situasi di Timur Tengah serta menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat demi keselamatan para jemaah,” tuturnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir berlebihan terkait situasi keamanan secara umum.

"Warga kami minta tetap tenang. Pemerintah kota terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan umrah dapat berjalan di waktu yang tepat dan dalam kondisi aman,” tandasnya. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya