Berdikari.co, Bandar Lampung - Total penumpang yang berangkat menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara pada Januari 2026 sebanyak 193.140 orang, mengalami penurunan sebesar 9,29 persen dibandingkan Desember 2025 sebesar 212.910 orang.
Data tersebut berdasarkan keterangan tertulis Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, Selasa (3/3/2026).
"Penurunan keberangkatan penumpang terjadi pada semua moda transportasi,” ungkapnya, seperti dikutip dari kupastuntas.co.
Ahmadriswan menyampaikan, penurunan keberangkatan penumpang tertinggi terjadi pada moda transportasi kapal ferry yaitu sebesar 13,44 persen, dari 56.938 orang pada Desember 2025 menjadi 49.288 orang pada Januari 2026.
Diikuti oleh penumpang moda transportasi pesawat udara turun 12,40 persen. Penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada Januari 2026 sebanyak 55.192 orang, mengalami penurunan jika dibandingkan Desember 2025 sebanyak 63.005 orang.
Selanjutnya penumpang moda transportasi kereta api turun sebesar 4,63 persen. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada Januari 2026 sebanyak 88.660 orang, turun bila dibandingkan Desember 2025 yaitu sebanyak 92.967 orang.
Jika dibandingkan dengan keadaan Januari 2025, lanjut Ahmadriswan, jumlah penumpang yang berangkat menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara mengalami kenaikan sebesar 6,86 persen yaitu dari 180.734 orang menjadi 193.140 orang.
Kenaikan keberangkatan penumpang tertinggi terjadi pada moda transportasi kereta api yaitu sebesar 19,83 persen, diikuti oleh moda transportasi pesawat udara sebesar 2,46 persen.
"Namun sebaliknya keberangkatan penumpang yang menggunakan moda transportasi kapal ferry mengalami penurunan sebesar 6,78 persen,” jelasnya. (*)

berdikari









