Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Jumat, 13 Februari 2026

‎PD Pasar Bandar Lampung Targetkan Retribusi Rp 1,4 Miliar

Oleh Sri

Berita
Direktur Utama PD Pasar Bandar Lampung, Yanwardi, Jumat (13/2/2026). Foto: Sri

Berdikari.co, Bandar Lampung - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Bandar Lampung menargetkan pendapatan retribusi sebesar Rp1,4 miliar pada tahun 2026. Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp776 juta.

Direktur Utama PD Pasar Bandar Lampung, Yanwardi, mengatakan peningkatan target tersebut seiring dengan bertambahnya jumlah pasar yang dikelola. Jika sebelumnya PD Pasar hanya membawahi empat pasar, kini jumlahnya bertambah menjadi enam pasar.

‎Adapun enam pasar yang berada di bawah pengelolaan PD Pasar yakni Pasar Gintung, Pasar Tani, Pasar Way Halim, Pasar Langkapura, Pasar Way Kandis, dan Pasar Korpri.

‎“Dengan enam pasar ini, kita optimistis target retribusi Rp1,4 miliar di tahun 2026 bisa tercapai. Apalagi ada penambahan dua pasarl,” ujar Yanwardi, seperti dikutip dari kupastuntas.co, Jumat (13/2/2026).

‎Ia menjelaskan, peningkatan target tersebut bukan tanpa perhitungan. PD Pasar telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak pendapatan, salah satunya dengan melakukan pembaruan dan pendataan ulang para pedagang di seluruh pasar yang dikelola.

‎“Langkah awal kita adalah memperbarui data pedagang. Kita ingin memastikan jumlah pedagang aktif, lokasi lapak, hingga kewajiban retribusinya tercatat dengan baik. Dengan data yang valid, pengelolaan akan lebih tertib dan transparan,” jelasnya.

‎Selain itu, sektor parkir yang selama ini belum dikelola secara optimal juga akan menjadi perhatian. PD Pasar berencana mengambil alih dan menata sistem pengelolaan parkir di area pasar guna menambah sumber pendapatan retribusi.

‎“Kita melihat potensi parkir cukup besar. Selama ini belum sepenuhnya dikelola, sehingga ke depan akan kita tata agar lebih tertib dan bisa menjadi salah satu penopang pendapatan,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, Yanwardi menegaskan bahwa fokus utama penataan pada 2026 akan diarahkan ke Pasar Tugu dan Pasar Gintung. Khusus Pasar Gintung, pihaknya akan melakukan penataan pedagang secara bertahap agar tidak lagi berjualan di badan jalan.

‎“Untuk Pasar Gintung, pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan akan kita arahkan secara bertahap masuk ke dalam gedung pasar. Ini untuk menciptakan ketertiban, kenyamanan, serta mengurangi kemacetan di sekitar pasar,” katanya.

‎Menurutnya, proses penataan tersebut akan dilakukan secara persuasif dan bertahap agar tidak menimbulkan gejolak di kalangan pedagang. PD Pasar juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penataan berjalan lancar.

‎Dengan berbagai langkah tersebut, PD Pasar berharap pengelolaan pasar di Kota Bandar Lampung semakin profesional, tertib, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya