Logo

berdikari HUKUM & KRIMINAL

Senin, 09 Februari 2026

Misteri Kematian Pria di Kamar Kos Labuhan Ratu, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Oleh Yudi Pratama

Berita
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto. Foto: Berdikari.co

Berdikari.co, Bandar Lampung – Polisi masih mengusut tuntas kasus kematian seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kos di Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan menggabungkan keterangan saksi, analisis rekaman kamera pengawas, serta pemeriksaan forensik.

“Kami sudah melakukan serangkaian upaya penyelidikan, mulai dari keterangan saksi-saksi di TKP, analisa CCTV, hingga autopsi. Untuk hasil autopsi masih kami tunggu,” ujar Kompol Gigih saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (9/2/26).

Menurutnya, hingga kini kepolisian belum dapat memastikan apakah kematian korban berkaitan dengan tindak pidana atau disebabkan faktor lain. Semua kemungkinan masih terbuka dan terus didalami.

“Untuk sementara kami belum bisa menyimpulkan. Nanti setelah hasil pemeriksaan ahli forensik keluar, baru bisa kami simpulkan,” tegasnya.

Kompol Gigih juga memastikan identitas korban telah berhasil diungkap melalui pemeriksaan Inafis dan pencocokan sidik jari. Identitas tersebut telah dikonfirmasi kepada pihak keluarga.

“Identitas sudah terungkap, berdasarkan hasil Inafis dan sidik jari korban atas nama Hindra Djaja Warga Banten,” jelasnya.

Penyidik telah memeriksa pihak keluarga korban yang berada di Jakarta serta sejumlah saksi lain yang diduga mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia, termasuk orang-orang yang melihat korban pertama kali masuk ke kamar kos tersebut.

“Total sementara sudah lima saksi yang kami periksa, namun proses pendalaman masih terus berjalan,” katanya.

Sebelumnya, warga di sekitar Jalan Untung Suropati digegerkan dengan penemuan jasad pria di sebuah kamar Pondok Inap Kost Trijo pada Sabtu (7/2/26) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diketahui baru menempati kamar kos tersebut sejak Kamis sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan pemilik kos yang tidak melihat korban beraktivitas atau keluar kamar dalam waktu cukup lama. Saat kamar diperiksa, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi kepala terbungkus kantong plastik.

Proses evakuasi jenazah dilakukan aparat kepolisian dengan pengamanan ketat dan sempat menarik perhatian ratusan warga yang memadati lokasi kejadian.

Kompol Gigih menambahkan, setelah proses identifikasi dan pemeriksaan awal selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga dan sudah dikremasi,” pungkasnya.

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil autopsi dan terus mengumpulkan fakta-fakta pendukung guna memastikan penyebab kematian korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. (*)




Editor Sigit Pamungkas