Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Kamis, 29 Januari 2026

Akademisi: Jaga Kepercayaan Investor Agar Iklim Usaha Kondusif

Oleh ADMIN

Berita
Akademisi Ekonomi Universitas Lampung (Unila) sekaligus Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Lampung, Usep Syaipudin. Foto: Berdikari.co

Berdikari.co, Bandar Lampung - Akademisi Ekonomi Universitas Lampung (Unila) sekaligus Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Lampung, Usep Syaipudin, meminta pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis agar iklim investasi tetap kondusif dan berkelanjutan.

Menurut Usep, hal paling mendasar yang harus dilakukan pemerintah adalah memberikan insentif kepada investor. Insentif tersebut tidak selalu dalam bentuk fiskal, tetapi juga kemudahan nonfiskal.

“Pertama, tentu pemerintah harus menyediakan insentif bagi para investor. Insentif ini bisa berupa kemudahan prosedur dan persyaratan, serta kepastian hukum, terutama terkait status lahan,” kata Usep, Rabu (28/1/2026).

Ia menekankan bahwa kepastian hukum menjadi faktor krusial dalam keputusan investor menanamkan modalnya, terutama untuk investasi jangka panjang.

Selain itu, Usep menyebut investor juga membutuhkan jaminan ketersediaan energi, bahan baku, dan tenaga kerja yang memadai. Tanpa dukungan tersebut, biaya produksi berpotensi meningkat dan mengurangi daya tarik investasi.

“Investor juga perlu kepastian bahwa energi tersedia, bahan baku mudah diakses, dan tenaga kerja siap serta kompeten,” jelasnya.

Dari sisi infrastruktur, Usep mengatakan sarana dan prasarana pendukung harus terus dibenahi. Kondisi jalan, konektivitas antarwilayah, hingga akses ke kawasan industri dinilai sangat menentukan kelancaran aktivitas usaha.

Tak kalah penting, Usep mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat digitalisasi sistem pelayanan investasi. Dengan sistem yang terintegrasi dan transparan, calon investor dapat lebih mudah memperoleh informasi serta mengurus perizinan.

“Digitalisasi itu penting agar calon investor bisa mengakses informasi dengan cepat, mudah, dan transparan,” jelasnya.

Dengan kombinasi insentif, kepastian hukum, infrastruktur yang memadai, serta layanan berbasis digital, Usep optimistis Lampung mampu menjaga kepercayaan investor sekaligus mencapai target investasi tahun 2026. (*)

Editor Sigit Pamungkas