Berdikari.co, Lampung Selatan - Zhian Khalief
Nadirrizki bayi berusia 10 bulan mengidap penyakit jantung bocor tipe VSD dan
ASD masih terus berjuang untuk sembuh.
Putra dari pasangan Ade Yadi dan Yeni Vebriani
beralamat di Jalan Wakafi Gang Perintis 1 Jati Mulyo, Lampung Selatan ini harus
bolak balik ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Namun, karena
penghasilan ayahnya sebagai seorang sopir yang pas-pasan, pengobatan Zhian
terkendala biaya.
Zhian merupakan anak ketiga dari pasangan Ade
dan Yeni. Ia lahir secara prematur di Rumah Sakit Imanuel. Bandar Lampung.
Yeni mengatakan, usai dilahirkan Zhian
dimasukan ke dalam inkubator selama 5 hari. Namun karena kondisinya tak kunjung
membaik, Zhian lalu dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek.
Saat berobat di RSUD Abdul Moeloek, Zhian
diagnosa mengalami kelainan jantung bawaan atau penyakit jantung bocor tipe VSD
dan ASD. Dokter setempat pun merujuk Zhian berobat ke Rumah Sakit Jantung
Harapan Kita di Jakarta.
“Karena kondisi keuangan, kami tidak bisa
langsung membawa Zhian berobat ke Jakarta. Kami pun terpaksa menunda pengobatan
ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta,” ungkap Yeni, Minggu
(7/1/2024).
Beruntung, saat itu ada donatur yang
memberikan bantuan sehingga Zhian akhirnya bisa berangkat menjalani pengobatan
di RS Jantung Harapan Kita Jakarta.
Sampai di RS Jantung Harapan Kita, Zhian
dilakukan pemeriksaan EKG yaitu prosedur medis untuk memeriksa fungsi jantung,
rontgen dan echo ulang.
“Setelah dilakukan tahapan pemeriksaan
tersebut, putra kami betul dinyatakan mengalami kelainan jantung bawaan atau
penyakit jantung bocor pada beberapa titik dengan tipe VSD dan ASD. Dokter
memutuskan kalau Zhian harus dilakukan operasi bedah,” katanya.
Namun, operasi Zhian tidak bisa langsung
dilakukan karena harus menunggu antrean sekitar seribu pasien. Sembari menunggu
operasi, Zhian harus terus kontrol rutin di RSUD Abdul Moeloek.
Sampai akhirnya, petugas medis Digital
Subtraction Angiography (DSA) di RSUD Abdul Moeloek menyarankan Zhian untuk
dirujuk kembali ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.
"Tapi saat ini kami belum mempunyai uang
untuk berangkat ke Jakarta. Kami membutuhkan biaya seperti untuk transportasi,
beli susu, pampers, vitamin dan obat-obatan Zhian yang tidak ditanggung oleh
BPJS Kesehatan,” ucap Yeni.
Yeni berharap ada bantuan dari pemerintah atau dermawan agar ia bisa segera membawa Zhian untuk menjalani pengobatan di RS Jantung Harapan Kita Jakarta. Bagi dermawan yang ingin membantu pengobatan Zhian dapat menghubungi nomor telepon Yeni yakni 0899-9442-226 atau menyalurkan bantuan melalui Bank Mandiri dengan nomor rekening 1560018385775 atas nama Yeni Vebriani. (*)

berdikari









