Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Senin, 08 Januari 2024

Kisah Bayi 10 Bulan Berjuang Sembuh dari Penyakit Jantung Bocor

Oleh ADMIN

Berita
Zhian Khalief Nadirrizki bayi berusia 10 bulan mengidap penyakit jantung bocor. Foto: Ist

Berdikari.co, Lampung Selatan - Zhian Khalief Nadirrizki bayi berusia 10 bulan mengidap penyakit jantung bocor tipe VSD dan ASD masih terus berjuang untuk sembuh.

Putra dari pasangan Ade Yadi dan Yeni Vebriani beralamat di Jalan Wakafi Gang Perintis 1 Jati Mulyo, Lampung Selatan ini harus bolak balik ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Namun, karena penghasilan ayahnya sebagai seorang sopir yang pas-pasan, pengobatan Zhian terkendala biaya.

Zhian merupakan anak ketiga dari pasangan Ade dan Yeni. Ia lahir secara prematur di Rumah Sakit Imanuel. Bandar Lampung.

Yeni mengatakan, usai dilahirkan Zhian dimasukan ke dalam inkubator selama 5 hari. Namun karena kondisinya tak kunjung membaik, Zhian lalu dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek.

Saat berobat di RSUD Abdul Moeloek, Zhian diagnosa mengalami kelainan jantung bawaan atau penyakit jantung bocor tipe VSD dan ASD. Dokter setempat pun merujuk Zhian berobat ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta.

“Karena kondisi keuangan, kami tidak bisa langsung membawa Zhian berobat ke Jakarta. Kami pun terpaksa menunda pengobatan ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta,” ungkap Yeni, Minggu (7/1/2024).

Beruntung, saat itu ada donatur yang memberikan bantuan sehingga Zhian akhirnya bisa berangkat menjalani pengobatan di RS Jantung Harapan Kita Jakarta.

Sampai di RS Jantung Harapan Kita, Zhian dilakukan pemeriksaan EKG yaitu prosedur medis untuk memeriksa fungsi jantung, rontgen dan echo ulang.

“Setelah dilakukan tahapan pemeriksaan tersebut, putra kami betul dinyatakan mengalami kelainan jantung bawaan atau penyakit jantung bocor pada beberapa titik dengan tipe VSD dan ASD. Dokter memutuskan kalau Zhian harus dilakukan operasi bedah,” katanya.

Namun, operasi Zhian tidak bisa langsung dilakukan karena harus menunggu antrean sekitar seribu pasien. Sembari menunggu operasi, Zhian harus terus kontrol rutin di RSUD Abdul Moeloek.

Sampai akhirnya, petugas medis Digital Subtraction Angiography (DSA) di RSUD Abdul Moeloek menyarankan Zhian untuk dirujuk kembali ke Rumah Sakit  Jantung Harapan Kita Jakarta.

"Tapi saat ini kami belum mempunyai uang untuk berangkat ke Jakarta. Kami membutuhkan biaya seperti untuk transportasi, beli susu, pampers, vitamin dan obat-obatan Zhian yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ucap Yeni.

Yeni berharap ada bantuan dari pemerintah atau dermawan agar ia bisa segera membawa Zhian untuk menjalani pengobatan di RS Jantung Harapan Kita Jakarta. Bagi dermawan yang ingin membantu pengobatan Zhian dapat menghubungi nomor telepon Yeni yakni 0899-9442-226 atau menyalurkan bantuan melalui Bank Mandiri dengan nomor rekening 1560018385775 atas nama Yeni Vebriani. (*)

Editor Sigit Pamungkas