Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 27 September 2022

2023, RSUD Abdul Moeloek Punya Pusat Pelayanan Jantung Terpadu

Oleh Sri

Berita
Komisi V DPRD Lampung bersama RSUD Abdul Moeloek hadiri talkshow dengan tema "Layanan Jantung Terpadu"

Berdikari.co, Bandar Lampung - RSUD Abdul Moeloek akan memiliki pusat pelayanan jantung terpadu pada tahun 2023. Masyarakat Lampung tidak perlu lagi pergi pulau Jawa untuk memeriksakan kesehatan jantungnya.

Direktur RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM), Lukman Pura, mengatakan program pembangunan pusat pelayanan jantung terpadu sudah dimulai sejak tahun 2015 untuk menyesuaikan kebutuhan dan tantangan zaman.

"Salah satu program unggulan RSUDAM ke depan menjadi pusat pelayanan jantung terpadu. InsyaAllah dengan doa kita bersama 2023 sudah bisa beroperasi layanan jantung terpadu ini," kata Lukman saat talkshow Komisi V DPRD Lampung bersama pimpinan RSUD Abdul Moeloek dengan tema ‘Layanan Jantung Terpadu’ di gedung RSUDAM, Bandar Lampung, Senin (26/9). 

Lukman menjelaskan, pusat pelayanan jantung terpadu di RSUDAM nantinya akan menjadi salah satu pusat layanan dari 54 layanan jantung di seluruh Indonesia.

"Jadi Alhamdulillah kita menjadi salah satu yang ditetapkan sebagai pusat layanan jantung terpadu itu," jelasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung, Budi Yunanda, mengapresiasi kehadiran pusat pelayanan jantung terpadu di RSUDAM.

"Harapannya tentu tidak hanya melayani masyarakat yang sakit jantung, tapi juga dibuat bagaimana pelayanan jantung terpadu nanti bisa lengkap dari hulu sampai hilir,” kata dia.

Anggota Komisi V DPRD Lampung lainnya, Apriliati, menjelaskan pelayanan jantung terpadu di RSUDAM merupakan pelayanan dasar yang memang wajib untuk dilaksanakan.

“Mengingat bahwa kesehatan merupakan hukum tertinggi, dimana kesehatan masyarakat itu adalah paling diutamakan. Ini merupakan suatu hal yang cukup kita berikan apresiasi. Dimana RSUDAM merupakan rumah sakit tipe A yang jadi kebanggaan masyarakat Lampung," ungkap Apriliati.

Ia berharap RSUDAM bisa menjadi rujukan rumah sakit se-Sumatera. Sehingga, layanannya harus bisa dipersiapkan secara maksimal.

"Bukan hanya didukung peralatan dan anggaran saja, tapi juga harus didukung dengan sumber daya manusia dalam hal ini paramedis atau dokter yang memang spesialis dan memiliki kompeten yang tak diragukan lagi," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Apriliati, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi pergi ke Jakarta atau keluar negeri untuk berobat. Karena layanan itu sudah ada di Lampung. Keberadaan layanan tersebut sangat membantu menuju masyarakat Lampung sehat.

"Kami dari Komisi V akan terus mengawal terwujudnya cita-cita di 2023, dimana masyarakat bisa menggunakan layanan jantung terpadu di RSUDAM," ungkapnya. (*)

Artikel ini sudah terbit di SKH Kupas Tuntas edisi Selasa, 27 September 2022 dengan judul "Bansos DTU Dipangkas Jadi Rp250 Ribu per Bulan"



Editor