Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Jumat, 07 Januari 2022

Pesan Terakhir ABK KMP Suki 2 yang Hilang di Perairan Merak

Oleh

Berita
Ayah korban Yahya, Nur Hidayatulloh (46).

Berdikari.co, Lampung Selatan  - Seorang anak buah kapal (ABK) KMP Suki 2, Muhammad Yahya Yunizar (19), dinyatakan hilang di perairan Merak, 1 Januari 2022 lalu. Yahya sempat menitipkan pesan terakhir kepada orang tuanya.

Hingga Kamis (6/1) malam, Muhammad Yahya Yunizar (19), warga Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel), belum ditemukan.

Korban dinyatakan hilang sekitar pukul 09.00 WIB, saat KMP Suki 2 sedang labuh jangkar di perairan selatan Merak, Banten. Dalam rekaman kamera CCTV, sekitar pukul 04.41 WIB korban terlihat sedang memancing di buritan kapal.

Ayah korban Yahya, Nur Hidayatulloh (46), mengaku tidak menyangka sama sekali putranya akan hilang saat menjadi ABK kapal.

Nur mengatakan, anaknya sempat berpesan saat sebelum pergi bekerja, dan itu seakan menjadi pertanda akan adanya kejadian tersebut.

"Pesan anak saya itu pak nanti tanggal 7 tunggu kabar saya di Bakauheni ya," kata Nur Hidayatulloh menirukan pesan terakhir anaknya, Kamis (6/1), di rumahnya.

Menurut Nur, kata-kata anaknya itu seperti mau memberikan kejutan kepada keluarga. “Dan belum tanggal 7 sudah diberi kejutan seperti ini," ungkapnya.

Nur mengungkapkan, putranya bekerja di kapal baru sekitar satu bulan setengah.

"Dia belum lama kerja di kapal. Anaknya sederhana terus mudah bergaul sama kawan-kawannya," kata dia.

Nur berharap anaknya dapat segera ditemukan oleh tim Basarnas yang saat ini masih terus melakukan pencarian.

"Semoga tim Basarnas dan para relawan di Merak Banten bisa segera menemukan anak saya. Semoga mereka yang melakukan pencarian juga selalu diberi kesehatan," imbuhnya.

Koordinator Unit Basarnas Merak, Fery mengatakan, hingga saat ini pencarian terhadap korban yang dilakukan pihaknya belum membuahkan hasil. Meskipun wilayah pencarian telah diperluas.

"Untuk hari ini, tepat hari ke 5 operasi pencarian dan belum membuahkan hasil. Operasi sudah dilaksanakan dari pagi dan sudah diperluas," jelasnya.

Feri menerangkan, operasi pencarian melibatkan Ditpolair Polda Banten, PT ASDP, Damkar, BPBD Cilegon, Tagana dan unsur yang lain. (Immanuel)

Editor