Logo

berdikari TAJUK

Senin, 29 November 2021

Tajuk - Maksimalkan Potensi Lampung

Oleh Berdikari

1
Berita
Foto: Ist.

Berdikari.co, Lampung - Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Lampung masa bakti 2021-2026 dipimpin Ary Meizari Alfian, dilantik hari ini, Senin (29/11/2021).

Ary bertekad keberadaan Apindo Lampung kedepan bisa memaksimalkan potensi yang ada di Provinsi Lampung, untuk membantu percepatan pertumbuhan ekonomi.

Ary mencanangkan sedikitnya ada tujuh program kerja unggulan yang akan diusung, mulai dari pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kelautan hingga pendidikan.

Sektor lain yang mendapatkan perhatian khusus ialah UMKM, dengan dibentuknya Rumah Inovasi dan Kreasi yang tidak hanya digunakan sebagai tempat pemasaran produk UMKM, namun juga tempat pelatihan yang berada di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung.

Rumah Inovasi UMKM ini akan dikelola bekerjasama dengan Pemprov Lampung dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan akan diresmikan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Terobosan lain yang dilakukan Apindo usai pelantikan, yakni menggelar kegiatan rapat kerja provinsi (Rakerprov) yang akan dihadiri oleh Ketua Umum DPN Apindo, Hariyadi B. Sukamdani, dan Ketua Dewan Penasehat DPP Apindo Lampung, Zulkifli Hasan. Dialog interaktif ini akan dihadiri oleh seluruh pelaku usaha yang bergabung dalam Apindo Lampung.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu berharap kehadiran Apindo Lampung dibawah kepemimpinan Ary Meizari dapat berperan dan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Dan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah yang ada di Lampung.

Karena, Provinsi Lampung memiliki banyak sektor yang bisa dikembangkan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi daerah. Salah satu potensi adalah sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Apindo harus bisa memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar bisa semakin bisa bersaing di pasaran global.

Apalagi, sektor UMKM sudah diakui sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusinya mencapai 57,24 persen dari total PDB di Indonesia.

Sehingga produk UMKM harus terus dikembangkan khususnya di Lampung, untuk membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Apindo Lampung juga harus bisa mendorong investasi terus bergairah. Apalagi, saat ini investor cukup nyaman menanamkan modalnya di Provinsi Lampung. Terbukti, investasi di Sai Bumi Ruwa Jurai pada triwulan III tahun 2021 sudah mencapai Rp11,09 triliun. Atau 102,72 persen lebih besar dari target yang ditetapkan, yaitu Rp10,8 triliun.

Kedepan diharapkan Lampung semakin kondusif bagi investor, sehingga pertumbuhan investasi di Provinsi Lampung semakin meningkat.

Sehingga bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak, serta bisa mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di Lampung. Jika itu terus berlangsung, bisa dipastikan ekonomi Lampung akan semakin tumbuh dan tingkat kesejahteraan masyarakat juga akan semakin meningkat. (*)

Artikel ini sudah terbit di SKH Kupas Tuntas Edisi Cetak, Senin (29/11/2021) dengan judul 'Kapolda Minta Kafe dan Tempat Hiburan Tutup Saat Nataru'


Video KUPAS TV : DIDUGA SUPIR KELELAHAN, TRUCK TABRAK KOMPRESOR DAN POHON DI KALIANDA

Editor Didik Tri Putra Jaya