Berdikari.co, Bandar Lampung - Harta kekayaan Arinal Djunaidi mengalami kenaikan sebesar Rp15,7 miliar selama menjabat sebagai Gubernur Lampung.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilansir pada Rabu (29/4/2026), total harta Arinal pada 2018, saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Lampung, tercatat sebesar Rp12.893.312.248.
Rinciannya, tanah dan bangunan senilai Rp3.207.124.000, alat transportasi dan mesin Rp350.627.000, harta bergerak lainnya Rp320.186.200, serta kas dan setara kas Rp9.030.266.384.
Pada 2019, harta Arinal meningkat sebesar Rp5.203.903.100 menjadi Rp18.097.215.348.
Rinciannya, tanah dan bangunan Rp7.090.120.000, alat transportasi dan mesin Rp517.627.000, harta bergerak lainnya Rp320.186.200, serta kas dan setara kas Rp10.184.173.484.
Memasuki 2020, harta Arinal kembali naik sebesar Rp2.117.702.351 menjadi Rp20.214.917.699.
Rinciannya, tanah dan bangunan Rp7.090.120.000, alat transportasi dan mesin Rp517.627.000, harta bergerak lainnya Rp320.186.200, serta kas dan setara kas Rp12.301.875.835.
Pada 2021, harta kekayaan Arinal meningkat lagi sebesar Rp2.385.784.873 menjadi Rp22.600.702.572.
Rinciannya, tanah dan bangunan Rp7.090.120.000, alat transportasi dan mesin Rp494.627.000, harta bergerak lainnya Rp320.186.200, serta kas dan setara kas Rp14.710.660.708.
Selanjutnya pada 2022, harta Arinal naik sebesar Rp643.075.000 menjadi Rp23.243.777.572.
Rinciannya, tanah dan bangunan Rp7.533.195.000, alat transportasi dan mesin Rp494.627.000, harta bergerak lainnya Rp320.186.200, serta kas dan setara kas Rp14.910.660.708.
Pada 2023, harta kekayaan Arinal kembali meningkat sebesar Rp5.400.743.824 menjadi Rp28.644.521.396.
Rinciannya, tanah dan bangunan Rp9.669.045.000, alat transportasi dan mesin Rp494.627.000, harta bergerak lainnya Rp320.186.200, serta kas dan setara kas Rp18.160.663.196. (*)

berdikari









