Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Kamis, 09 April 2026

RSUD Abdul Moeloek Percepat Layanan Cuci Darah, Pemasangan CDL Jadi Andalan Tangani Pasien Gagal Ginjal

Oleh ADMIN

Berita
RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung terus memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi pasien gagal ginjal kronik. Foto: Ist

Berdikari.co, Bandar Lampung – RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung terus memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi pasien gagal ginjal kronik, dengan menghadirkan layanan pemasangan Catheter Double Lumen (CDL) yang cepat dan presisi untuk mendukung tindakan hemodialisa.

Sebagai rumah sakit tipe A dan rujukan tertinggi di Provinsi Lampung, RSUD Abdul Moeloek mengoptimalkan layanan ini guna memastikan pasien dapat segera menjalani terapi cuci darah tanpa hambatan, terutama dalam kondisi darurat.

Direktur RSUD dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, menjelaskan bahwa pemasangan CDL menjadi langkah penting bagi pasien yang belum memiliki akses vaskular permanen seperti fistula.

“Pemasangan CDL menjadi solusi cepat dan efektif, baik dalam kondisi darurat maupun bagi pasien baru hemodialisa, sehingga terapi cuci darah dapat segera dilakukan tanpa hambatan,” ujarnya.

CDL merupakan kateter khusus dengan dua saluran yang berfungsi sebagai akses sementara pembuluh darah. Satu saluran digunakan untuk mengalirkan darah ke mesin dialisis, sementara saluran lainnya mengembalikan darah yang telah dibersihkan ke dalam tubuh.

Di RSUD Abdul Moeloek, tindakan pemasangan CDL dilakukan oleh tenaga medis spesialis dengan standar keselamatan tinggi dan dukungan teknologi modern. Salah satu dokter yang menangani layanan ini adalah dr. Muhammad Danasha Utomo, Sp.BTKV.

Selain itu, alat CDL yang digunakan bersifat sekali pakai untuk meminimalkan risiko infeksi dan kontaminasi silang, sehingga keamanan pasien tetap terjaga.

Dalam kondisi kritis, kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor utama keselamatan pasien. Melalui layanan ini, pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan akses hemodialisa.

RSUD Abdul Moeloek juga menerapkan pendekatan pelayanan yang berorientasi pada pasien dengan memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga terkait perawatan akses hemodialisa. Edukasi ini penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Saat ini, Instalasi Hemodialisa RSUD Abdul Moeloek didukung oleh 40 tempat tidur, termasuk dua tempat tidur cadangan, dengan layanan yang beroperasi dalam tiga shift, yakni pagi, siang, dan malam. Dengan kapasitas tersebut, rumah sakit mampu melayani hingga 120 pasien setiap hari.

Layanan ini terbuka bagi berbagai kalangan, baik pasien umum, pengguna asuransi swasta, maupun peserta BPJS Kesehatan.

Seiring meningkatnya kasus penyakit ginjal kronik, RSUD Abdul Moeloek terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan agar masyarakat dapat memperoleh penanganan medis secara cepat dan tepat.

Melalui inovasi layanan ini, RSUD Abdul Moeloek menegaskan perannya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung, dengan komitmen menghadirkan layanan yang unggul, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. (*)

Editor Sigit Pamungkas