Berdikari.co, Bandar Lampung - Ketua Komisi I DPRD Lampung, Garinca Reza Pahlevi, menegaskan mendukung langkah hukum yang diambil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terkait dugaan penyelewengan di PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI).
Namun, Garinca mengingatkan agar proses hukum tersebut tidak mengorbankan mata pencaharian ribuan petani plasma yang bermitra dengan PT PSMI.
Garinca menegaskan bahwa persoalan ini menjadi perhatian serius karena menyangkut hajat hidup masyarakat banyak. Tercatat ada ribuan warga yang tanahnya dimitrakan dengan perusahaan tebu tersebut.
"Kita mendukung Kejati segera memproses jika ditemukan indikasi penyelewengan. Tapi di sisi lain, pihak Kejaksaan juga harus melihat kepentingan yang lebih luas, jangan sampai pengusutan ini berdampak pada penghasilan masyarakat yang terhambat," kata Garinca, Selasa (7/4/2026).
Selain menjaga hak petani, ia juga menyoroti pentingnya menjaga iklim investasi di Lampung.
Menurutnya, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pertumbuhan investasi lokal maupun asing sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Garinca berharap, penegakan hukum tetap berjalan tanpa menciptakan ketidakpastian yang bisa mengganggu investasi di daerah.
Terkait rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh petani plasma PT PSMI ke Kejati Lampung, Garinca menyatakan siap menyambut kedatangan warga jika ingin bertemu dengan DPRD Provinsi Lampung.
"Kami akan menunggu, baik itu mereka melakukan orasi di depan gedung atau audiensi di ruang rapat besar. Kami akan mendengarkan aspirasi dan keluhan mereka untuk diteruskan kepada pihak-pihak terkait," pungkasnya. (*)

berdikari









