Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 31 Maret 2026

Lonjakan Penumpang Tembus 83 Ribu, Bandara Radin Inten II Tutup Posko Lebaran

Oleh Siti Khoiriah

Berita
Suasana ruang tunggu penumpang di Bandara Internasional Radin Inten II. Foto: Ist

Berdikari.co, Bandar Lampung - Operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah di Bandara Internasional Radin Inten II resmi berakhir. Selama periode arus mudik dan balik, bandara kebanggaan Lampung ini mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat, sekaligus memastikan seluruh layanan berjalan tanpa insiden.

Penutupan posko ditandai dengan apel yang digelar pada Senin (30/3/2026), melibatkan manajemen PT Angkasa Pura Indonesia bersama seluruh stakeholder bandara. Posko sendiri telah beroperasi sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026 untuk memantau dan memastikan kelancaran arus transportasi udara selama musim Lebaran.

General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan keberhasilan operasional tahun ini tidak lepas dari sinergi kuat seluruh pihak yang terlibat.

"Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident," ujar Kiki saat memberikan keterangan, Selasa (31/3/2026).

Sepanjang periode tersebut, Bandara Radin Inten II melayani sebanyak 83.977 penumpang. Angka ini meningkat sekitar 22 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencatatkan 68.367 penumpang.

Puncak arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026 atau H-1 Lebaran dengan jumlah 5.308 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026 atau H+9 dengan jumlah 5.488 penumpang.

"Puncak arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026 (H-1) dengan jumlah 5.308 penumpang, sedangkan puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026 (H+9) dengan jumlah 5.488 penumpang," katanya.

Dari sisi operasional penerbangan, tercatat sebanyak 551 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 432 pergerakan.

"Angka ini meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 432 pergerakan pesawat. Peningkatan tersebut juga didukung oleh realisasi 73 penerbangan tambahan," tuturnya.

Kiki menilai, peningkatan trafik ini semakin menegaskan posisi Bandara Radin Inten II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di Provinsi Lampung. Tren positif tersebut juga menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

"Pertumbuhan trafik periode Angkutan Lebaran di tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi Bandara Internasional Radin Inten II untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa serta mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah di Provinsi Lampung," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran operasional selama masa Lebaran.

"Bandara Radin Inten II menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi," tutupnya. (*)

Editor Sigit Pamungkas