Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Jumat, 20 Maret 2026

Polda Lampung Kawal Ketat Pemudik Roda Dua

Oleh Yudi Pratama

Berita
Polda Lampung Kawal Ketat Pemudik Roda Dua. Foto: Ist.

Berdikari.co, Bandar Lampung - Arus mudik Lebaran 2026 yang masuk ke Provinsi Lampung mengalami peningkatan signifikan sejak H-3. Meski terjadi lonjakan pemudik dari Pulau Jawa, Polda Lampung memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Berdasarkan data Operasi Ketupat Krakatau, sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan tercatat masuk melalui Pelabuhan Bakauheni sejak Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis (19/3/2026) pagi.

Sebaliknya, arus keluar menuju Pulau Jawa terpantau lebih rendah, yakni 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan.

Di tengah peningkatan tersebut, jajaran Polda Lampung turut melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor yang tiba dari Pelabuhan Merak.

Pengawalan dilakukan oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR) guna menjamin keselamatan perjalanan, khususnya bagi pemudik roda dua.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perjalanan mudik.

“Pengawalan ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan pemudik, terutama kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” kata Kombes Yuni dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).

Ia menegaskan, meskipun arus mudik meningkat cukup tajam, situasi di lapangan masih dalam kendali petugas.

Selain di Bakauheni, pergerakan pemudik juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, dengan 580 orang dan 531 kendaraan yang masuk ke Lampung.

Sementara itu, jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat 2.871 penumpang datang dan 2.019 penumpang berangkat.

Kombes Yuni memastikan, hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan arus mudik.

“Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya, seperti dikutip dari kupastuntas.co.

Polda Lampung juga mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan.

Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut yang relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berjalan normal tanpa hambatan berarti. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya