Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Selasa, 17 Maret 2026

Penutupan Lubang Jalan di Lampung Ditarget Rampung H-3 Lebaran

Oleh Redaksi

Berita
Pelaksana Harian Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Asep Wirakarsa. Foto: Ist.

Berdikari.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) mempercepat perbaikan jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penutupan lubang di sejumlah ruas jalan provinsi ditargetkan selesai paling lambat H-3 Lebaran, terutama pada jalur prioritas yang banyak dilalui pemudik.

Pelaksana Harian Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Asep Wirakarsa, mengatakan saat ini proses penutupan lubang masih terus berlangsung dan dikerjakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di enam wilayah kerja.

“Kalau progres penutupan lubang saat ini masih berjalan. Targetnya UPTD 1 sampai dengan 6 bisa rampung pada H-3. Namun tidak semua ruas, karena total ruas jalan provinsi kita ada 98,” kata Asep, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, prioritas perbaikan difokuskan pada jalur-jalur yang menjadi akses utama pemudik serta ruas yang menuju kawasan wisata dan pusat perkotaan.

“Yang diprioritaskan adalah jalur yang sering dilalui pemudik, seperti jalan menuju kawasan pariwisata, misalnya Lempasing, Padang Cermin, serta ruas di pusat-pusat perkotaan,” ujarnya.

Asep menjelaskan metode perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara dengan teknik tambal sulam karena dikerjakan oleh tim Unit Reaksi Cepat (URC) UPTD. Sementara pekerjaan konstruksi permanen masih menunggu proses pelelangan proyek.

“Untuk saat ini masih menggunakan metode tambal sulam karena ditangani tim URC UPTD. Paket pekerjaan yang bersifat permanen masih dalam proses lelang,” jelasnya.

Selain memperbaiki jalan rusak, Dinas BMBK juga menyiagakan seluruh UPTD beserta peralatan untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat mengganggu akses transportasi masyarakat, terutama di wilayah pesisir.

“UPTD di enam wilayah kerja terus bersiaga, termasuk peralatan yang juga disiapkan. Terutama untuk mengantisipasi bencana di wilayah pesisir seperti Lampung Barat dan Tanggamus,” kata Asep.

Salah satu penanganan darurat yang telah dilakukan berada di ruas jalan provinsi Ulusemong–Trimulyo, tepatnya di Dusun Pusaka Jaya, Pekon Sirna Galih, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Di lokasi tersebut, jembatan sempat ambrol akibat banjir yang dipicu hujan deras.

“Seperti kejadian kemarin di Ulubelu, jembatannya sempat putus. Kami langsung melakukan penanganan dengan memasang jembatan sementara semi permanen menggunakan armco,” ungkapnya.

Pemasangan gorong-gorong armco tersebut dilakukan sebagai solusi darurat agar konektivitas transportasi masyarakat tetap terjaga dan arus kendaraan tidak terputus.

Di Kabupaten Pesawaran, Dinas BMBK juga melakukan penutupan lubang pada ruas jalan provinsi Lempasing–Padang Cermin sepanjang sekitar 23 kilometer. Jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan kawasan pesisir dengan Kota Bandar Lampung serta sering dilalui wisatawan.

Perbaikan juga dilakukan pada ruas Gedong Tataan–Kedondong sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Selain menutup lubang jalan, pada ruas tersebut juga dilakukan pembenahan sistem drainase untuk mencegah genangan air yang dapat mempercepat kerusakan jalan.

Sementara di Kabupaten Pringsewu, perbaikan jalan dilakukan pada ruas Pringsewu–Pardasuka sepanjang sekitar 18 kilometer serta ruas Kalirejo–Pringsewu sepanjang kurang lebih 21 kilometer.

“Kedua ruas ini merupakan jalur penting penghubung antarwilayah yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi hasil pertanian,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas, edisi Selasa 17 Maret 2026, dengan judul "Penutupan Lubang Jalan Ditarget Rampung H-3 Lebaran"

Editor Didik Tri Putra Jaya