Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Senin, 02 Maret 2026

BPJN Lampung Bangun Ulang Jembatan Way Bungur Lamtim

Oleh Siti Khoiriah

Berita
Kepala BPJN Lampung Ali Duhari saat dimintai keterangan, Senin (2/3/2026). Foto: Ria

Berdikari.co, Bandar Lampung - Pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur yang sempat viral beberapa waktu lalu masih dalam tahap perencanaan teknis.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Ali Duhari, menjelaskan saat ini pihaknya tengah menyelesaikan desain teknis sebagai tahapan awal sebelum proyek bisa masuk ke proses berikutnya. 

"Jembatan Way Bungur ini sekarang masih dalam tahapan desain. Dalam satu bulan ini kami targetkan desain teknisnya selesai," ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, penyusunan desain tersebut juga telah melalui pembahasan bersama Direktorat Jembatan. Namun, masih terdapat sejumlah hal teknis yang perlu dimatangkan sebelum masuk ke tahap selanjutnya.

"Jadi satu bulan ini mungkin kita akan menyelesaikan desain secara teknisnya. Kemarin juga sudah kita diskusikan dengan Direktorat Jembatan, masih ada diskusi di situ," kata dia, seperti dikutip dari kupastuntas.co

Terkait waktu pelaksanaan pembangunan, Ali mengaku belum dapat memastikan apakah proyek tersebut bisa dikerjakan pada tahun ini. 

Pasalnya, setelah desain rampung, masih ada sejumlah tahapan administrasi yang harus dilalui.

"Setelah desain selesai, masih ada proses penganggaran. Kita juga belum tahu akan masuk di revisi DIPA ke berapa. Kemudian dilanjutkan dengan proses lelang, baru ke tahap pelaksanaan," jelasnya.

Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan pembangunan bisa dimulai pada akhir tahun, tergantung pada kesiapan anggaran dan proses administrasi yang berjalan. 

Skema yang kemungkinan digunakan adalah kontrak tahun jamak atau Multi-years Contract (MYC).

"Untuk rencana pengerjaan saya tidak bisa memastikan apakah tahun ini, karena setelah desain itu masih banyak proses. Jadi nggak bisa kita pastikan. kalaupun tahun ini, mungkin ya di akhir dengan skema multi years contract," tuturnya. 

Ia menuturkan jika rencana pembangunan Jembatan Way Bungur akan dilakukan di lokasi yang berbeda dari jembatan yang ada saat ini. 

Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan teknis serta meningkatkan keamanan dan kelayakan infrastruktur.

"Kalau dari hasil diskusi terakhir,  itu kita melaksanakan pembangunan di lokasi yang berbeda dengan yang sudah ada," katanya. 

Sebelumnya, kondisi Jembatan Way Bungur menjadi perhatian masyarakat dan viral di media sosial karena dinilai membahayakan pengguna jalan. 

Banyak warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan atau pembangunan ulang demi kelancaran mobilitas dan keselamatan. (*)

Editor Didik Tri Putra Jaya