Berdikari.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggandeng pihak swasta dalam pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, mengatakan langkah kerja sama tersebut diambil karena selama ini Tahura kerap gagal mencapai target PAD akibat rendahnya kunjungan wisata.
"Selama ini target PAD Tahura sulit tercapai karena kunjungan yang rendah. Di sisi lain, dengan kondisi keuangan daerah saat ini, kami harus mencari jalan keluar. Satwa harus tetap terpelihara, tetapi kami juga punya tanggung jawab meningkatkan PAD," kata dia saat dimintai keterangan, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, upaya menggandeng pihak ketiga untuk mengelola Tahura sebenarnya sudah lama diupayakan.
Namun, baru pada tahun lalu Pemprov Lampung menemukan mitra yang tepat, yakni Bungsu Group, pengelola Farm Day yang berlokasi sekitar 300 meter dari kawasan Tahura.
"Mereka sudah lebih dulu mengelola Farm Day dan kemudian tertarik untuk berinvestasi di Tahura. Akhirnya kami dorong kerja sama dengan mekanisme pengelolaan oleh pihak ketiga," jelasnya. (*)

berdikari
