Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Kamis, 15 Januari 2026

Ngaku Anggota Polri, Pria di Tulang Bawang Barat Diamankan

Oleh Yudi Pratama

Berita
Zulhipni saat diamankan aparat kepolisian. Foto: Ist

Berdikari.co, Bandar Lampung – Seorang pria bernama Zulhipni diamankan aparat kepolisian di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) setelah kedapatan mengenakan seragam Polri lengkap dan mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka).

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan warga Tiyuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, terhadap seorang pria berseragam dinas yang mengaku bertugas di wilayah tersebut, Rabu (14/1/2026). Informasi itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan atribut kepolisian. Dari hasil pemeriksaan di rumah yang bersangkutan, polisi menemukan satu set pakaian dinas lapangan (PDL) two tone Polri lengkap dengan atribut pangkat Bripka, yang diketahui dibeli melalui toko daring.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, memastikan pria tersebut bukan anggota Polri.

“Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Bripka, tetapi setelah dilakukan pengecekan dipastikan bukan anggota Polri,” ujar Kombes Yuni, Kamis (15/1/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pengakuan tersebut didasari faktor psikologis. Zulhipni disebut mengalami gangguan kejiwaan dan memiliki obsesi untuk menjadi anggota Polri.

Seluruh atribut kepolisian yang dimiliki telah diamankan oleh petugas. Sementara itu, pihak keluarga diminta untuk melakukan pendampingan agar yang bersangkutan tidak kembali menggunakan seragam maupun atribut Polri.

Polda Lampung juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai aparat penegak hukum tanpa identitas resmi, karena berpotensi disalahgunakan untuk tindakan pemerasan, intimidasi, maupun penipuan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung, agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai anggota Polri tanpa menunjukkan identitas resmi,” pungkasnya. (*)


Editor Sigit Pamungkas