Logo

berdikari BERITA LAMPUNG

Rabu, 14 Januari 2026

HUT ke-51 Tanjung Anom, I Komang Koheri Turun Langsung Berbagi Sembako dengan Warga

Oleh Arby Pratama

Berita
Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri memberikan bantuan sembako kepada warga dalam momen perayaan HUT Kampung Tanjung Anom ke-51. Foto: Ist

Berdikari.co, Lampung Tengah – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Tanjung Anom ke-51 menjadi momen penuh makna bagi masyarakat setempat. Tidak hanya dirayakan dengan doa bersama, peringatan tahun ini juga diisi dengan aksi kepedulian sosial melalui pembagian sembako kepada warga, Selasa (13/1/2026), di Kecamatan Terusan Nunyai.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Kehadirannya disambut antusias ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan hari jadi kampung tersebut. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga lanjut usia, berkumpul dalam satu tempat untuk memanjatkan doa bagi kemajuan dan keberkahan Kampung Tanjung Anom.

Kepala Kampung Tanjung Anom, Wasis Trisno Hadi, mengatakan peringatan HUT kali ini sengaja dirancang sederhana, namun sarat makna.

“Kami ingin HUT ini menjadi momen berbagi dan merenung. Kampung ini berdiri karena kebersamaan. Maka kami ingin merayakannya dengan kepedulian,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plt. Bupati dan jajaran pemerintah daerah yang dinilainya menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat.

“Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat seperti ini sangat berarti. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk perhatian,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Komang Koheri mengucapkan selamat atas HUT ke-51 Kampung Tanjung Anom. Ia mengajak masyarakat menjadikan usia kampung yang telah matang sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kemandirian.

“Kampung yang berusia 51 tahun adalah kampung yang sudah matang. Tapi kematangan itu harus tercermin dari kemandirian, persatuan, dan kepedulian antarwarganya,” ujar Komang.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat.

“Kemajuan sejati bukan hanya soal jalan dan bangunan, tetapi tentang bagaimana masyarakatnya saling menguatkan, saling membantu, dan tumbuh bersama,” tegasnya.

Momen paling menyentuh terjadi saat Komang Koheri turun langsung membagikan paket sembako kepada warga. Sejumlah penerima bantuan tampak terharu, bahkan ada yang meneteskan air mata saat menerima paket tersebut.

Bagi Komang, kegiatan berbagi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

“Kita ingin kampung ini menjadi kampung yang saling menjaga, bukan saling meninggalkan,” katanya.

Ia juga berharap Kampung Tanjung Anom dapat terus berkembang menjadi kampung yang mandiri, harmonis, dan memiliki daya saing, seiring dengan dukungan program pembangunan dari pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin pembangunan hanya terasa di atas kertas. Kami ingin ia benar-benar hidup di rumah-rumah warga,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-51 Kampung Tanjung Anom pun ditutup dengan suasana penuh keakraban. Bagi warga, hari itu bukan hanya tentang bertambahnya usia kampung, tetapi juga tentang tumbuhnya harapan akan masa depan yang lebih sejahtera, dengan pemerintah yang hadir dan berjalan bersama rakyat. (*)

Editor Sigit Pamungkas